KEBUDAYAAN INDONESIA
Kebudayaan Seni Tari Dana Dana dari
Gorontalo
Asal Usul (Sejarah) dan Latar Belakang
|
Tari dana-dana muncul sekitar abad ke 14, di saat siar Islam berkembang di
wilayah Gorontalo. Tarian ini tercipta di kalangan para petani dan nelayan,
menjadi populer di saat syukuran pasca panen dan di saat para nelayan tidak
melaut atau turun ke danau. Pada mulanya tarian ini dimainkan oleh laki-laki
dua sampai empat orang baik tua maupun muda, dengan busana yang sederhana
bahkan hanya memakai sarung. Perempuan tidak dibenarkan memainkan tarian ini
karena dianggap tabu menurut adat. Tarian ini diiringi gambus dan tabuhan
marwas. Waktu memainkannya pada malam hari di tempat di mana diadakannya
syukuran.
Tarian Dana-dana adalah tarian
yang berasal dari Gorontalo. Kata dana-dana sendiri berasal dari bahasa
daerah Daya-Dayango yang berarti “menggerkan seluruh anggota tubuh sambil
berjalan”. Jadi dana-dana berarti menggerakan anggota tubuh sambil
berjalan. Provinsi Gorontalo sendiri awalnya adalah bagian dari provinsi
Sulawesi utara. Akan tetapi pada tahun 2000 memisahkan diri dari provinsi
Sulawesi Utara dan membentuk provinsi Gorontalo. Walaupun begitu, berpisahnya
provinsi Gorontalo tidak banyak berpengaruh terhadap kebudayaan
Gorontalo.
Tari dana-dana merupakan tari
pergaulan remaja gorontalo. Tarian ini dilakukan oleh 2 samapi 4 orang
laki-laki. Tarian ini dimainkan dengan gerakan-gerakan yang dinamis dan
lincah. Dalam tarian ini seluruh anggota badan harus bergerak sesuai dengan
irama music. Tarian ini diiringi oleh alat music gambus dan rebana serta lagu
berisi pantun yang bertema percintaan atau nasehat-nasehat yang bertmakan
kehidupan remaja. Tarian dana-dana memang menggambarkan sosok remaja yang
energik dengan gairah hidup yang besar, kehidupan dunia remaja dan keakraban
pergaulan remaja.
Tarian ini mulai dikenal seiring
dengan masuknya pengaruh agama Islam ke Gorontalo.
Pada tahun 1525 M, Tari Dana-Dana turut serta menyebarkan dakwah Islam di
Gorontalo. Tarian ini dipentaskan pada saat pesta pernikahan Sultan Amay dan
Putri Owotango. Tarian ini sebenarnya dibawakan secara berpasang-pasangan
antara remaja laki-laki dan perempuan. Akan tetapi, ketatnya ajaran Islam
pada saat itu tidak mengijinka laki-laki bisa dengan mudah menyentuh
perempuan yang bukan muhrimnya sehingga tari dana-dana hanya dibawakan oleh
kaum laki-laki saja. Salah satu tarian khas gorontalo yang
biasanya ditarikan pada saat hajatan berupa acara perkawinan atau pesta rakyat
dan pagelaran seni budaya.
Keunikan
dari tarian ini adalah gerakan-gerakannya yang dinamis dan lincah mengikuti
irama musik gambus dan rebana serta lagu berisi pantun bertemakan percintaan,
atau nasehat – nasehat yang berhubungan dengan pergaulan remaja.
Selain mempunyai keunikan, tari dana juga mempunyai nilai-nilai sejarah lokal yang hingga saat ini masih di pakai yaitu nilai kekompakan, nilai kebersamaan, nilai persatuan dan kesatuan serta nilai-nilai yang bernuansa islami.
Seiring berjalannya perkembangan zaman pada saat ini keaslian tari dana dana
ini masih dilestarikan oleh beberapa masyarakat setempat, tetapi keaslian
dari tari dana dana ini sudah berubah. Perubahan terus terjadi, tarian ini
pun dimainkan oleh beberapa pasang anak muda dan dewasa untuk kebutuhan
selanjutnya, gambus tak lagi populer, marwas atau marawis tak lagi diminati,
berganti dengan alat musik modern (orjen) dan ragam tarinya pun dikreasikan
secara modern, maka lahirlah nama baru dalam dunia dana-dana, yaitu dana-dana
kreasi. Lebih parah lagi, Nama Danca lahir, yang merupakan perpaduan tarian
Dana-Dana dan Caca, lagi-lagi ragam danca ini tidak lagi menggunakan alat
musik tradisional, marwas dan gambus.
Karena
kekuatan modernisasi tarian dana-dana, maka kini yang lebih dikenal adalah
tarian Danca, yang merupakan paduan ragam tarian dana-dana Gorontalo dan
ragam caca. Sayangnya, pengetahuan keaslian budaya tarian dana-dana asli ini
tak ada lagi dikawasan kota, yang ada hanya dibeberapa desa saja, itu pun
hanya ada mereka yang masih terus ingin melestarikan keaslian dana-dana
dibawah gempuran dansa yang lebih modern.
|
Komentar
Posting Komentar