Skala Pengukuran dan Instrumen Penelitian
SKALA PENGUKURAN DAN
INSTRUMENT PENELITIAN
Skala pengukuran adalah peraturan
penggunaan notasi bilangan dalam pengukuran. Skala pengukuran termasuk kedalam
pembagian data menurut skalanya. Menurut skala pengukurannya, data dapat
dibedakan atas 4 yaitu :
1.
Data nominal adalah data yang diberikan pada objek
atau kategori yang tidak menggambarkan kedudukan objek, tetapi hanya sekedar
label atau kode saja. Data nominal mempunyai ciri-ciri yaitu kategori data
bersifat saling lepas dan kategori data tidak disusun secara logis.
Contoh :
Jenis kelamin : 1. Pria 2. Wanita
2.
Data ordinal adalah data yang penomoran objek atau
kategorinya berdasarkan urutan yang logis seperti dari tingkat terendah ke
tingkat tertinggi atau sebaliknya.
Contoh : nilai A adalah dari 80-100
3.
Data interval adalah data dapat diurutkan
berdasarkan suatu atribut yang memberikan informasi tentang interval antar tiap
objek/kategori sama.
Contoh : A
B C
1 2 3
4.
Data rasio adalah data yang memiliki sifat-sifat
data nominal, data ordinal, data interval dan dilengkapi dengan titik nol absolute
dengan makna empiris.
Instrument Penelitian
Instrument penelitian adalah
suatu alat untuk memperoleh suatu data. Instrument penelitian merupakan pedoman
tertulis tentang wawancara, pengamatan, atau daftar pertanyaan yang
dipersiapkan untuk mendapatkan informasi dari responden. Pada umumnya bentuk
instrument penelitian dimulai dari halaman judul yang berisi pedoman wawancara,
angket dan daftar pertanyaan. Selanjutnya, halaman pengantar yang berisi maksud
dan tujuan instrument dibuat. Kemudian, halaman isi yang berisi daftar
pertanyaan yang diperlukan untuk memperoleh data yang relevan
Pengertian instrument penelitian
menurut beberapa ahli:
1. Menurut Suharsimi Arikunto 2010, instrumen penelitian adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh
peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan data agar kegiatan tersebut menjadi
sistematis dan dipermudah olehnya.
2. Menurut baso intang (jurnal pendidikan dan kebudayaan 2007)
mengatakan bahwa instrumen adalah suatu alat yang karena memenuhi persyaratan
akademis maka dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur suatu objek ukur atau
mengumpulkan data mengenai suatu variabel.
Langkah-langkah yang biasa ditempuh
dalam menyususn instrumen penelitian adalah sebagai berikut:
- Analisis Variabel Penelitian
Menganalisis
setiap variabel menjadi subvariabel kemudian mengembangkannya menjadi
indikator-indikator merupakan langkah awal sebelum instrumen itu
dikembangkan.
- Menetapkan Jenis Instrumen
Jenis instrumen
dapat ditetapkan manakala peneliti sudah memahami dengan pasti tentang variabel
dan indikator penelitiannya. Satu variabel mungkin hanya memerlukan satu jenis instrumen atau meungkin
memerlukan lebih dari satu jenis
instrumen.
- Menyusun Kisi-kisi atau Layout Instrumen
Kisi-kisi instrumen diperlukan
sebagai pedoman dalam merumuskan item instrumen. Dalam kisi-kisi itu harus
mencakup ruang lingkup materi variabel penelitian, jenis-jenis pertanyaan,
banyaknya pertanyaan, serta waktu yang dibutuhkan. Selain itu, dalam kisi-kisi
juga harus tergambarkan indikator atau abilitas dari setiap variabel. Misalnya,
untuk menentukan prestasi belajar atau kemampuan subjek penelitian, diukur dari
tingkat pengetahuan, pemahaman, aplikasi, dan sebagainya.
- Menyusun Item Instrumen
Berdasarkan
kisi-kisi yang telah disusun, langkah selanjutnya adalah menyusun item pertanyaan sesuai dengan jenis
instrumen yang akan digunakan.
- Menguji cobakan Instrumen
Uji coba instrumen perlu
dilakukan untuk mengetahui tingkat reabilitas dan validitas serta keterbacaan
setiap item. Mungkin saja berdasarkan hasil uji coba ada sejumlah item yang
harus dibuang dan diganti dengan item yang baru, setelah mendapat masukkan dari
subjek uji coba.
. Pada umumnya bentuk instrument
penelitian dimulai dari halaman judul yang berisi pedoman wawancara, angket dan
daftar pertanyaan. Selanjutnya, halaman pengantar yang berisi maksud dan tujuan
instrument dibuat. Kemudian, halaman isi yang berisi daftar pertanyaan yang
diperlukan untuk memperoleh data yang relevan
Referensi :
W. Gulo. 2000. Metode Penelitian. Grasindo
Hasan, iqbal. 2003. Pokok-pokok Materi Statistik 1 edisi kedua. Jakarta: Bumi Aksara.
Komentar
Posting Komentar